fbpx
9 Tata Cara Penyembelihan Sapi Qurban Sesuai Syariat, Baca Yuk

Table of Contents

Erlazetcharity.id – Menyembelih sapi qurban memerlukan keahlian tersendiri agar proses penyembelihan tetap berjalan sesuai syariat. Untuk melakukannya, terdapat sembilan langkah yang harus sahabat lakukan untuk menyembelih hewan qurban agar tetap sesuai syariat, mulai dari merebahkan, menguliti, memotong, hingga mengemasnya. Cari tahu yuk caranya secara lengkap dalam artikel berikut ini, jangan lupa baca sampai selesai ya.

Tata Cara Penyembelihan Hewan dalam Syariat Islam

Terdapat dua istilah penyembelihan yang dikenal dalam Islam yakni cara Nahr dan cara Dzabh. Cara Nahr adalah cara menyembelih hewan dengan menyayat pangkal leher. Cara ini biasanya diterapkan dalam prosesi penyembelihan hewan Unta.

Dalam hadits riwayat Abu Daud disebutkan bahwa Rasuullah pernah menyembelih hewan dengan cara ini, selain itu hadits tersebut juga menyebut cara mengikat kaki beserta posisi hewan yang hendak disembelih.

“Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhuma, beliau mengatakan, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat menyembelih unta dengan posisi kaki kiri depan diikat dan berdiri dengan tiga kaki sisanya.” (HR. Abu daud dan disahihkan Al-Albani).

Kemudian, cara yang kedua yakni Dzabh adalah cara menyembelih hewan dengan melukai bagian ujung leher. Cara ini banyak dilakukan pada prosesi penyembelihan kambing, sapi ayam dan sejenisnya. Adapun di Indonesia sendiri memiliki kecenderungan dalam menerapkan cara dzavh sebagai penyembelihan hewan qurban.

Cara Menyembelih Hewan Qurban Sapi

Berikut adalah cara menyembelih sapi qurban agar tetap sah dan sesuai syariat.

1. Merobohkan ke kiri

Cara pertama dalam prosesi penyembelihan hewan qurban adalah merobohkan hewan ke arah kiri dan pastikan menghadap ke arah kiblat sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

2. Menyebut nama Allah

Sebelum melakukan penyembelihan, seorang penjagal hewan hendaknya menyebut nama Allah dengan membaca basmalah terlebih dahulu. Tentunya ini menjadi salah satu sarat penyembelihan hewan agar hewan tersebut halal dan bisa dimakan dagingnya.

3. Sembelih sapi di bagian leher

Letakan pisau yang tajam untuk menyembelih leher sapi. Lakukan penyembelihan dengan langsung tanpa mengangkat pisau dari permukaan kulit sapi sedikitpun.

Pastikan tiga saluran yakni saluran makanan (oesophagus), saluran pembuluh darah (arteri dan vena), dan saluran nafas (trakea) harus terputus. Setelah itu, tunggu beberapa menit untuk memastikan hewan benar-benar mati untuk melakukan proses berikutnya.

4. Menggantung hewan

Gantung hewan dengan posisi kaki di atas dan bagian kepala di bawah. Hal ini bertujuan agar darah hewan dapat keluar dengan sempurna sehingga tidak mengendap serta mengkontaminasi daging.

5. Ikat saluran makan

Ikat saluran makan sapi agar isi lambung sapi tidak terburai ke mana-mana dan mengotori daging.

6. Menguliti sapi

Lakukan pengulitan terhadap sapi qurban dengan melakukan beberapa tahapan. Pertama pengulitan dilakukan di bagian tengah sepanjang bagian kulit perut dan dada. Selanjutnya, pengulitan dapat dilakukan pada bagian perut hingga kaki bagian tengah.

7. Mengeluarkan isi perut

Keluarkan isi perut dengan baik dan teliti agar tidak mengotori bagian yang lainnya. Kemudian, pastikan juga agar tidak merobek usus dan lambag agar kotorannya tidak tercecer serta memudahkan petugas lain dalam mengangkutnya.

8. Keluarkan isi rongga dada

Keluarkan isi rongga dada sapi dengan hati-hati. Ambillah paru, hati, limpa, jeroan, jantung, ginjal, usus, lambung dan juga esopaghus.

9. Mengemas daging

Langkah berikutnya adalah memotong daging dan membaginya berdasarkan takaran yang telah ditentukan panitia qurban. Setelah itu, kemaslah daging dalam tempat khusus sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat qurban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *